| Company | : | Warung Nasi Ma Uneh |
| URL | N/A |
| Branch | : | Pajajaran |
| Address | : | Jl. Terasana 1 No.132, samping Rumah Sakit Melinda, Jl. Pajajaran, Bandung |
| Phone | : | 022-420-2568 |
| Fax | : | N/A |
| Opening Hours | : | 07:00 - 16:00 (closed Friday) |
| Branch | : | Setiabudhi |
| Address | : | Jl. Setiabudhi No.159, Bandung |
| Phone | : | 022-201-1859 |
| Fax | : | N/A |
| Opening Hours | : | 07:00 - 21:00 |
Reviews:
1. http://emshol.multiply.com/journal/item/309
Menu yang paling banyak dicari pelanggan adalah jeroan, dengan segala jenisnya. Mulai dari babat, usus, iso, paru, ati, dan limpa. Jeroan ini tersedia dalam bentuk goreng atau rendang. Selain jeroan, rumah makan Ma’ Uneh juga menyediakan aneka macam pepes khas Sunda. Mulai dari pepes peda merah, jambal roti, jamur, oncom, telur asin, dan lain-lain.Pepes telur asin, sesuai namanya, berbahan dasar telur asin. Tapi bukan telur asin yang sudah matang, melainkan telur asin yang masih mentah. Isi telur ini (putih dan kuningnya lengkap) dipepes dengan tambahan serai, cabai merah, dan daun salam. Rasanya gabungan antara asin dan gurih telur, plus pedas cabai merah, dan wangi serai.
Di sini tersedia beberapa menu khas Sunda yang jarang ditemui di rumah makan lain. Salah satunya, haremis (kerang air tawar). Ukuran kerangnya kecil-kecil, seperti kupang (kerang yang menjadi bahan utama kupang lontong, masakan khas Sidoarjo, Jawa Timur). Kerang ini diracik dengan bumbu kuning (kunyit). Gurih haremis dan harum kunyit.
Di sini kita juga bisa mencoba ulukuteuk leunca. Bahan utamanya buah leunca, sejenis terong-terongan yang ukurannya kecil-kecil, yang biasa dijadikan sebagai lalap di warung-warung sunda. Leunca ini diracik dengan bumbu yang bahan utamanya cabe, kelapa, dan oncom. Oncom sendiri terbuat dari kacang tanah yang mengalami peragian, mirip
Saat ini rumah makan Ma’ Uneh dikelola oleh cicit (anaknya cucu) Mak Uneh. Sudah generasi keempat. Rumah makannya ada di dua tempat. Satu di Jalan Setiabudi Nomor 159. Satunya lagi adalah warung pertama Ma’ Uneh di dekat pabrik kina yang masih dipertahankan hingga kini. Lokasi tepatnya di Jalan Terasana 132 (masuk dari Jalan Pajajaran).
Di cabang di Jalan Setiabudhi, rumah makan Ma’ Uneh berupa restoran dekat jalan raya. Kapasitas tempat duduk sekitar 130-an orang. Tapi di Jalan Terasana, kedai Ma’ Uneh berupa rumah makan sederhana. Lokasinya di dalam perkampungan, di sebuah gang sempit. Pembeli yang naik mobil harus memarkir mobilnya di Jalan Pajajaran lalu jalan kaki masuk gang sekitar 25 m. Gang itu sedemikian sempit sampai hanya bisa dilewati oleh dua orang yang berpapasan. Meskipun lokasinya di dalam gang, warung Ma’ Uneh tak pernah sepi dari pengunjung. Banyak dari mereka datang dengan mobil pribadi. Karena tempatnya kecil, tak jarang pembeli harus rela antre.
Cabang Ma’ Uneh di Jalan Setiabudi buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 21.00 WIB. Di Jalan Terasana, hari Jumat libur.
Soal harga, rumah makan Ma’ Uneh bisa digolongkan sebagai restoran, bisa juga dikelompokkan rumah makan sederhana. Harganya sangat tergantung dari menu yang dipesan. Kalau yang dipesan udang windu, harganya bisa beberapa puluh ribu rupiah. Tapi jika yang dipesan pepes-pepesan, beberapa belas ribu rupiah sudah cukup membuat kenyang.



Wisata Kuliner
Mister Wong
Digg
Del.icio.us
StumbleUpon
Furl
Yahoo
Technorati
Facebook
Comments